Artikel ini ditulis oleh: M. jarim, mahasiswa program studi Ilmu
Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UNIDA Gontor 2020.
Jadi temen-temen kalo nanti alhamdulillah kita udah kaya,
pesen aku jangan sampai korupsi yaa, kasian lo buat saudara kita yang dibawah
yang kurang mampu, udah gak punya apa-apa terus nauzubillah kita sampai makan
hak mereka ya allah jahat banget gitu kan. Jadi disini penulis ingin memaparkan
sedikit tentang dampak dari KORUPSI. Semoga kita dijauhkan dari perbuatan yang dilarang
ALLAH SWT. Aamiin.
Korupsi berdampak sangat buruk bagi kehidupan berbangsa
dan bernegara karena telah terjadi kebusukan, ketidakjujuran, dan melukai rasa
keadilan masyarakat. Penyimpangan anggaran yang
terjadi akibat korupsi telah menurunkan
kualitas pelayanan Negara kepada masyarakat. Pada tingkat makro, penyimpangan
dana masyarakat ke dalam kantong pribadi telah menurunkan kemampuan Negara
untuk memberikan hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat, seperti: pedidikan,
perlindungan lingkungan, penelitian, dan pembangunan. Pada tingkat mikro,
korupsi telah meningkatkan ketidakpastian adanya pelayanan yang baik dari
pemerintahan kepada masyarakat[1]
Dampak korupsi yang lain berupa :
1.
Runtuhnya
akhlaq, moral, integritas, dan religiusitas bangsa.
2.
Adanya
efek buruk bagi perekonomian bangsa.
3.
Korupsi
memberi kontribusi bagi matinya etos kerja masyarakat.
4.
Terjadinya
eksploitasi sumberdaya alam oleh segelintir orang
5.
Memiliki
dampak social dengan merosotnya human capital.
6.
Korupsi
selalu membawa konsekuensi negative terhadap proses demokratisasi dan
pembangunan, sebab korupsi telah mendelegetimasi dan mengurangi kepercayaan
publik terhadap proses politik melalui money-politik. Korupsi juga telah
mendistorsi pengambilan keputusan pada kebijakan public, tiadanya akuntabilitas
public serta menafikan the rule of law. Di fasilitas umum bermutu rendah serta
tidak sesuai dengan kebutuhan yang semestinya, sehingga menghambat pembangunan
jangka panjang yang berkelanjutan[2]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar