Artikel ini ditulis oleh: M. jarim, mahasiswa program studi Ilmu
Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UNIDA Gontor 2020.
Tafsir
Ibnu Katsir
Nama kitab
: تفسير
القران العظيم lebih dikenal dengan Tafsir Ibnu Katsir.
Jumlah
jilid : 4 Jilid
Nama
penulis : Imaduddin Abul Fida’ Ismail bin Amr bin Katsir (w 774 H)
Keutamaanya : Merupakan tafsir terpopuler setelah tafsir
At-Thobary dengan
metode bil ma’tsur.
Metodologi penulisannya:
Penulis sangat teliti dalam
mentafsirkan ayat-ayat al-Qur’an dengan menukil perkataan para salafus sholeh.
Ia menafsirkan ayat dengan ibarat yang jelas dan mudah dipahami. Menerangkan
ayat dengan ayat yang lainnya dan membandingkannya agar lebih jelas maknanya.
Beliau juga menyebutkan hadits-hadits yang berhubungan dengan ayat tersebut
dilanjutkan dengan penafsiran para sahabat dan para tabi’in. Beliau juga
sering mentarjih diantara beberapa pendapat yang berbeda, juga
mengomentari riwayat yang shoheh atau yang dhoif(lemah). mengomentari periwayatan isroiliyyat. Dalam menafsirkan ayat-ayat hukum, ia
menyebutkan pendapat para Fuqaha (ulama’ fiqih) dengan mendiskusikan
dalil-dalilnya, walaupun tidak secara panjang lebar. Imam Suyuthy dan Zarqoni
menyanjung tafsir ini dengan berkomentar ;” Sesungguhnya belum ada ulama’ yang mengarang
dalam metode seperti ini “.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar